Kamis, Oktober 23, 2008

Berbicara tentang Neraka

Melanjutkan pembicaraan tentang neraka. dt sempat bilang gini sama Revo. ”tahu ga kalau dt ga takut sama neraka.” Nah lo. Kok bisa coba? Yang jelas kalimat itu bukan muncul karena bawaan period, lo ya. Kalimat itu murni dari akal sehat dt yang masih waras. Ini cuma tentang perbedaan pola pikir aja kok.

Menurut dt, neraka adalah bentuk konsekuensi dari setiap pelanggaran yang kita lakukan. Dan sebagian besar perbuatan pelanggaran itu kita lakukan dengan penuh kesadaran. Sadar bahwa kita melakukan hal yang salah. Berbohong. Mencuri. Menjelek-jelekkan orang. Berprasangka buruk. Sebutkan saja satu-satu. Dan berhubung kita melakukan pelanggaran itu secara sadar, itu artinya kita juga harus siap dengan konsekuensi yang sudah ada. Neraka.

Dan itu yang dt rasakan. Melakukan tiap perbuatan yang dt ketahui dengan sadar bahwa itu dosa dan mau tak mau harus siap dengan pembalasannya. Itu sudah jadi tanggung jawab dt, kan? Kalau memang sudah jadi tanggung jawab, apa yang harus ditakutkan. Terima saja. Gitu aja kok repot.

Yang dt takutkan justru kalau ada orang yang merasa sedih saat mereka ga bisa ketemu dt di surga.

Kadang dt sendiri heran kenapa pola pikir dt bisa membuat berbagai hal bisa jadi sesimpel ini...


1 komentar:

  1. ibu, neraka ada di mana-mana. di mata sahabat-sahabatku. di cibir bibir orang yang kukenal--juga yang tak kukenal. di telingaku juga ada. di jarak antara kita, di jendela kamarku, di lembar-lembar buku yang kubaca, di suara kendaraan yang melintas di depan rumah. di mana-mana, Ibu.

    di manakah sudut yang paling sudut, Ibu? aku ingin menyembunyikan diriku di situ. sebab aku masih ingat pesanmu; hiduplah, hiduplah meskipun engkau harus mati karenanya!

    aku melakukannya, Ibu. aku menjalani semua hidupku; hidup yang tak ada kehidupan di dalamnya.

    neraka ada di mana-mana, ibu. di dalam sepatuku, di sela-sela helai rambutku, di dompetku, di poster lomba yang kulihat di halte, di e-mail seorang temanku di seberang samudera, juga di tulisan ini. di mana-mana, ibu.

    BalasHapus