Minggu, Desember 28, 2008

PR dari Aoi

PR dari Aoi a.k.a. Ratih

1. Mengapa blog kamu bernama ... ?
2. Mengapa blog kamu pakai template ini?
3. Kejadian apa yang tak terlupakan dalam hidupmu?
4. Kirim PR ini ke 10 teman bloggermu!

1. Kenapa namanya Delirious Talk?
Well, tahu kan kalau saya menyebut diri sendiri dengan sebutan dt. dt sendiri merupakan singkatan yang muncul saat jaman esem-a dulu kami sekelas bikin nama-nama maksa. Nama Dhistie jadi this-tea, nama Chita jadi Cheat-ah, dan nama saya jadi desk-tea. Kalau pinter, sekarang pasti tahu siapa nama dt. Wkwkwk. Nah, sejak esem-a ini dt jadi terbiasa memakai nama desk-tea sebagai nama net dan menyingkatnya jadi dt.
Awalnya dt bingung blog dt bakal dt kasih nama apa. Berhubung dt adalah sebuah singkatan, kenapa ga dt buat aja judul blog yang punya huruf awalan yang sama. D dan T. Pencarian kata-kata pun berlanjut di kamus. Sebelumnya, huruf T langsung ditetapkan untuk mengusung kata Time. Tinggal mencari kata berawalan huruf D. Pencariannya memakan waktu sekitar dua jam sampai dt menemukan kata Delirious dan merasa cocok dengan kata yang satu ini.
Delirious berarti meracau. Berhubung isi blog ini memang untuk menampung semua racauan dt yang ga jelas juntrungannya, pas banget, kan... Well, kalau mau lihat lebih jelasnya, cek aja langsung di kamus. Dan jadilah, Delirious Time.
Perubahan kata di belakang itu muncul di detik-detik terakhir pengetikan alamat site blog. Entah kenapa saat itu dt lebih berkenan kalau judul blog dt itu Delirious Talk. Dan voila, Delirious Talk it is.

2. Kenapa template ini?
Well, ini udah dt tulis di entri sebelumnya deh... Ga usah ditulis ulang yak...

3. Kejadian yang tak terlupakan?
- nginep di kosan cowok dua hari dua malem jaman teka
- tabrakan sama sepeda motor kelas 3 esde dan menghasilkan enam jahitan di dagu
- tour ke bali kelas 6 esde dan dimarahi bu Ummi gara-gara pake celana pendek
- nongkrong di depan dan sampe masuk ke toilet cowok pas kelas 3 esempe dan ketahuan Pak Tawab (untung ga dimarahin)
- tour ke bali (lagi) pas kelas 3 esempe dan menjadi jadi satu-satunya anak yang sering ganti pasangan duduk (mana cowok semua lagi... Keknya dt udah ga diakuin jadi cewek waktu itu... ^^")
- masa dua tahun di esem-a (sebentar amat yak... pengen ngulang lagi)
- 26 hari di Kalisongo...

4. Kirim PR ke temen blogger yang lain!
GA MAU! XDD

Sabtu, Desember 27, 2008

Review Gath 271208

Date: December 27th, 2008
Place: Mall Taman Anggrek
Occasion: IH Gathering

Diawali dengan sms dt ke beberapa orang yang dt tau bakal ikutan gath dan dapet balesan kalo semua nangkring di McD. Sampai di sana sudah ada empat biji orang di sana. Lian, Asril, Rahma, Kacang. The Sumatran. Terus berlanjut dengan kedatangan Thiwy, yang dianter mapanya dan papanya bilang nitipin Thiwy ke kita-kita. Weh, om, om, anaknya sudah bisa jaga diri kok.. :D Then come Pince yang katanya ikutan gath karena mu balikin buku yang dia pinjem dari Lian. Beralih ke Mida yang dateng pake rok unju dan ganjel pintu lima senti. Terus Talith yang juga dianter mapanya. Yaiyalah, banjir bandang besok kalo Talith ga dianterin. Secara, dia kan masih anak pingitan. Okeh, beralih ke Balin yang konon urung ke TA naik sepeda karena bantalan dia udah decubitus duluan. Jeng, jeng, disapperate aja napah.. Wkwk.. Dan ditutup dengan miss Wahyu yang petentengan bawa rumah keong isi beras sekarung.

Overall, isi gath cuma share cerita tentang IH, pemeran, dan pemegang karakternya. Yang Olip sengsara karena dua anjingnya leha-leha sendiri. Yang Ayu baru dari Lampung. Yang Lian ngejutekin Pince terus betengkar-betengkar konyol. Yang Asril njajah hampir semua makanan orang. Yang Balin ama Beau. Dan dt? I'm an observer, lof.. Karena sangat menyenangkan mengumpulkan perbendaharaan reaksi, ekspresi, dan intonasi masing-masing individu dan memainkannya nanti saat berlanjut berkomunikasi lewat tulisan.

Sayangnya saat semua berencana ke skating arena, dt keburu diabsen disuruh balik, karena kami harus ke rumah mbahdhe.. *timpuk papa pake sepatu* *dirajam rame-rame* Padahal dt masih pengen nempel.. Eh, tadi siapa yang belum dt tempelin yak..

Ah, ya, kesan pesan dt to each one of you..
Lian: jeng, jeng, yang makan itu perut, bukan mata.. *peace* Oia, tentang tugas dt, laporan RW dulu ya jeng..
Asril: aduh, bang, itu makanan orang dijajah mulu sih.. Tapi kekna dirimu ga berani ngejajah makanan dt.. Wkwkwk.. Oia, cewek Selith angkatan kita cuma tinggal kita berdua lo..
Rahma: narsis lu jeng! Henpun bergetar aja heboh. Kek ga pernah ditelpon orang ajah.. Oia, tentang tragedi poto itu, maaph banget yak.. Ga nyangka kalo seaib gitu. Sampe si Asril mbathi kena lu peluk. Maaph yak. dt ga liat potona kok. Wallahi!
Kacang: calon komentator keren! Jadi penasaran berapa kecepatan merepetmu dan berapa kata yang bisa kamu ucapin dalam semenit.. :p Oia, bagi hasil jepretanmu ntar yak..
Thiwy: dt likes your cut. It's fresh. Bagusan digerai, jangan sering-sering diiket.
Pince: no word for you, boi. But i love when you and Lian words battling.. Wkwk.. Oia, komen-komenmu nancep, btw.. Luckyly, dt ga kena komen..
Mida: dandan udah cantik gitu, jalannya juga cantik dikit dong jeng.. Jangan kek koboi.. *dibakar*
Talith: silence like always.. dt baru tahu gigimu di pagerin, jeng.. dt juga niat magerin gigi, tapi ntar habis lulusan..
Balin: well, dt ga begitu banyak interaksi sih.. Oia, jangan lupa beli sendal yak..
Wahyu: diem aja tadi.. Keberatan tas sih.. Apa aja sih isinya..

For all of you: thank you for the great time, acceptance, story, smile, and laugh you share.. ^.^

Love, hug, and kiss all the way..

Sedikit dari Bogor

Bogor tu ternyata mirip Malang yak. Cuacanya, dinginnya, angkotnya.

Kemaren dt ke Bogor. Adek minta ke the Jungle. Pengen berenang katanya, tapi dt ga mau, walau berujung dengan perdebatan kecil di depan loket tiket the Jungle, dt tetep ga mau ikut, dan papa yang nemenin adek. dt sendiri lebih milih nongkrong kongkow-kongkow bengong ga jelas. Di antara kebengongan itu, dt ngicipin yang namanya soto bogor. Enak bo.. Seger.. Segernya tomat dan jeruk nipis. Oia, yang beda lagi, soto bogor itu pake mie, bukan nasi. Ada tomat n empingnya juga.. Bedalah sama soto biasa. Jadi pengen tau resepnya..

Pemberhentian selanjutnya adalah Rumah Abia. Itu loh, tempat pembuatan mainan anak-anak dari kayu ntar anak-anak bisa liat pembuatannya n ngewarnai sendiri mainan kayunya. Well, itu jadwalnya sih.. But there is a sudden reschedule. Mama pengen ke Tajur. Tajur itu tempat orang jualan tas dan sepatu. Kek Tanggulangin di Sidoarjo gitu deh. Dan kalau sudah maunya mama, siapa yang mau ngelawan. Then, to Tajur it is.

Asik belanja tas dan sepatu? Nope, dear. dt tuh cerewet kalau mau beli sesuatu dan emang ga ada yang cocok sama selera dt di sana. Well, ada sih satu sepatu. A black and white preppy wedge shoes. It is cute! With a ribbon on the back side. So simple and i just love it. Sayangnya ga ada yang nomor 36. Kaki dt kecil yak..

Jauh-jauh ke Bogor tapi cuma ke the Jungle ama Tajur. dt bahkan belum pergi ke masjid kubah emas.. T.T

Jumat, Desember 26, 2008

Xmas Holiday (day 1)

Kemaren setelah landing (ga ada masalah KTP saat boarding ternyata, hehe), dt langsung meluncur ke monas. Well, itu permintaannya adek. Sudah entah berapa kali ke Jakarta tapi belum pernah masuk monas. Nah, di sana, kami masuk ke museum yang ada di bawah monas itu dan lihat-lihat diorama yang disajikan, tapi kami ga naik ke towernya. Antrenya bo.. Naudzubillah deh.. Lagian di tower cuma lihat Jakarta dari atas, ga ada kegiatan lain juga di sana, makanya kami milih untuk ga naik dan berlanjut ke acara selanjutnya.

Frankly, monas tuh bagus loh. Sayangnya maintenance dan manajemennya yang kurang diseriusi. Seharusnya dengan adanya diorama sejarah nasional gitu bisa jadi wisata edukasi yang bagus. Contek Singapore. Seharusnya monas bisa lebih bagus. Dengan merapikan pedagang kali lima yang seenaknya sendiri, menyediakan tempat sampah yang cukup, plus perencanaan pariwisatanya, kek pengadaan tour guide yang menjelaskan diorama yang disediakan. Dan menurut dt, lama orang yang berkunjung di tower juga sebaiknya ditentukan. Jadi ga bakal terjadi antrean panjang dan semua bisa menikmati pemandangan Jakarta dari atas. Jadi semua lebih tertata, terjadwal, dan rapi.

Oke, cukup komentarnya buat monas. Next destination is Kidzania.

Sebenernya dt ga pengen ikutan masuk. Mendingan nonton di Blitz deh.. Tapi apa daya kalau adek sudah maksa dan mama atau papa ga mau nemeni. Masuklah dt bareng adek. Bagus bo tempatnya. Just like a little city for little human. Sayangnya dt ga bisa enjoy karena ga bisa ikutan main. Maklumlah, inget umur.. Dan dt berujung bengong tiap kali adek masuk ke satu tempat untuk main. Di antara kebengongan ga jelas dt, beberapa kali radar dt berdering. Cowok cakep! Well, ga cakep-cakep amat sih, tapi bolehlah buat dilihat-lihat. Pemadam kebakarannya, windows washernya, yang jual merchandise, dan beberapa mas-mas lain yang juga kerja di Kidzania sana. Wkwk..

What Forgive Is

forgive is not forget

forgive is remembering and learn something from it

and maybe, sometimes, smiles upon it

Rabu, Desember 24, 2008

Lost Phone

Sudah tahu kalau beberapa hari sebelum dt brangkat ke desa dt kehilangan handphone berikut kartu abadi yang sudah dt punya sejak jaman SMP? Hilangnya bukan karena kecopetan atau dicuri. Hilangnya karena dt lupa di mana dt taruh hempun dt. Dan kemungkinan tempat terakhir adalah mobil atau rumah. Berhubung ga ada di kedua tempat itu, mungkin aja udah jatuh entah di mana.

Sayangnya dt harus berangkat ke desa dan belum sempet ngurus nomer lama ini. Shortcutnya, dt beli aja nomer prabayar baru. Well, berhubung terbiasa pake nomer pascabayar yang bisa sms dan nelpon seenaknya, dt beberapa kali kehabisan pulsa dan sempet bingung beli di mana. Untung aja ada temen yang jualan pulsa selama dt di desa. Tapi bener deh dibandingin antara make pascabayar sama prabayar, dt jadi lebih irit make prabayar. Pengennya sih ganti ke prabayar, tapi sayang banget sama semua orang yang tahu nomer dt yang lama ini. Dari SMP bo! dt putusin tetep make nomer yang sekarang dan tetep ngurus nomer yang lama.

Dan di sinilah dt, nunggu nomer lama diblokir dan dibuatin kartu baru dengan nomor yang sama. Nah, tadi pas diawal, KTP dt diminta sebagai tanda pengenal, dt sodorin ajah. Tapi langsung dibalikin bo! Ternyata KTP dt mati! Wakakaka.. Untung ada SIM..

Eh, eh, tapi gimana besok coba.. Padahal dt besok niat ke Jakarta coba.. Gimana pas boarding besok yak?

Well, let see then..

Sabtu, Desember 20, 2008

JP Tragedy

Nah, hari kamis kemaren srikandi X9 sudah pada turun gunung dan kembali ke rumah masing-masing. Hari ini rencana kami ber-refreshing ria. Kami pilih Jatim Park sebagai jujugan. Sayangnya Firani, Miftah, dan Mentul ga bisa ikut. Sebagai gantinya ada Icha, Nanda, dan Putro. Jadi deh dua belas orang ini berkonvoi pake enam sepeda motor dari kampus ke Jatim Park. dt boncengan sama Ilmi.

Di tengah jalan saat baru masuk Batu, tiba-tiba sepeda motor Ilmi berhenti mendadak. Untungnya langsung nyala lagi saat di-starter ulang. Dan perjalanan berlanjut. Saat baru sampai di parkiran, tiba-tiba sandal Dina yang sebelah kiri putus. Untungnya ada orang jualan sandal jepit. Dan masuklah kami berdua belas ke Jatim Park dengan bondo empat puluh ribu perorang.

Sesi pertama adalah museum tradisi dan pengetahuan yang jelas langsung jadi ajang pemotretan. Hampir setiap spot terjepret. Maklumlah, anggota ORMAGIKA semua.. wkwkwk. Tapi berhubung tujuan utama ke JP bukan buat pemotretan, dt pada minta anak-anak pada cepetan soalnya hasrat main-main dt sudah meletup-letup.

Sesi kedua adalah tempat bermain anak-anak kecil. Di sana kami ga main kok. Tapi absen dulu sama yangKuasa. Kan sudah masuk waktu lohor. Nah, baru setelah absen ini kita masuk ke acara inti.

Sesi ketiga. The games are on. Rumah hantu, rumah sesat, rumah misteri, colombus, tornado, halilintar, spinning coaster, drop zone. Itu semua ada dalam daftar dt. Sebenernya masih ada lagi, tapi berhubung itu yang keliatan mata, ya itu dulu.

Yang pertama, colombus. Game yang bentuknya kek kapal yang berayun maju mundur kek pendulum. Pasti tahulah. Yang main cuma bersepuluh. Dina n Rakhmi mengundurkan diri kerena ga punya cukup keberanian. Permainan dimulai. dt duduk paling depan bareng Putro. Ayunan pertama, asik. Ayunan kedua, Afni teriak minta berhenti. Halah, arek-arek guyon terus, gitu pikir dt. Ayunan tetap berlanjut dan dt enjoy-enjoy aja sampai Popo teriak-teriak nama dt dan nama Icha. O.. o.. Icha! FYI, Icha tuh punya penyakit maag, lemah jantung, dan asma. Sebelum naik, anak-anak udah pada nanya dan ngingetin kondisi Icha, tapi berhubung orangnya bilang kuat, ya kami biarin. Seharusnya dia tahu batas dirinya kan. Tapi ternyata Icha pingsan. Dan bikin dt ga bisa menikmati tiga perempat ayunan colombus yang sebenernya asik berat.

Setelah turun, Icha diboyong ke klinik dan menurut orang klinik lebih baik di bawa ke rumah sakit, mengingat Icha punya berbagai penyakit bawaan. Dan lepaslah uang empat puluh ribu hanya untuk satu permainan dan acara refreshing srikandi X9. Rencana bersenang-senang berujung ke rumah sakit. *sighed*

Selasa, Desember 16, 2008

X9 Tales (day 21)

Poto-poto at last.

Udah dt kasih tahu kalau para srikandi X9 ini belum pernah foto-foto seseruan. Nah, tadi tiba-tiba Dita yang baru aja ngejemput Mentul langsung berkoar kalau view lapangan sepak bola lagi bagus. Maklumlah, sudah berapa hari ini mendung dan hujan terus dan kebetulan hari ini cerah sekali. Dari lapangan sepak bola, view pegunungan keliatan jelas dan cantik banget. Ditambah lagi awan di langit menggumpal menggerombol seperti permen gula kapas yang mempermanis suasana.

Jadilah kami-kami yang lagi ndomblong ini langsung semburat dandan nyiapin diri buat mengejar view yang oke punya buat diabadikan. Setelah ribut shalat, rebutan kamar mandi, ngedempul muka, dan mandi parfum, semuanya naik ke motor dan memulai perburuan. Sayangnya kami datang terlalu sore dan lapangan sudah dipenuhi anak-anak yang lagi asik latihan sepak bola. Jadi mau ngapain sekarang? Pulang? Enak aja.. Rugi bedaknya dong. Setelah rembug sebentar kami mutuskan untuk cari view di Lembah dan Puncak Dieng.

Syukur kami dapet tempat-tempat oke atau jejepretan. Di pinggiran hutan pinus, di tembok, di jalan, di depan klenteng, plus di depan rumah orang. Wkwkwk. Eh, rumah sendiri n sawah depan rumah juga jadi sasaran jepret lo..

Sayang dt belum bisa majang hasil foto yang keren-keren itu. Ntar aja deh setelah tugas praktikum ini selesai..

Jumat, Desember 12, 2008

New Blog Skin (at last)

Kulit baru.. Kulit baru.. *goyang-goyang ga jelas kek Dewi Perssik di pidio klip Hikayat Cinta*

Sebenernya dt dah pengen ganti skin sudah sejak bulan Agustus. Tapi selalu ada kendala yang cukup besar untuk dt untuk menunda acara mengganti skin. Seperti ga tau situs mana yang nyediain skin keren gretongan, ga tau gimana cara make skin pilihan dt, dan ga tau gimana cara ngeditnya. Ha? Gaptek? Emang.. Tapi dt tuh punya kemauan untuk belajar dan sedikit kenekatan.

Setelah nyaris satu cawu dt memendam keinginan, rasa, dan hasrat terdalam untuk mengubah penampakan Delirious Talk dt, akhirnya dengan segala kenekatan dan keterbatasan pengetahuan yang dt punya, penampilan blog berubah drastis. Dari yang polos, kering kerontang, dan sok simple jadi keren kek gini (kalo bilang ga keren, udel kalian dt bolongin pake peniti lo..).

Pemilihan blog skin juga sedikit alot. Karena dt maunya cari skin yang dt banget. Nah, yang dt banget tuh kek apa sih? Well, dt juga bingung *digeplak*. Yang pasti dt nyari skin yang begitu ngelihat langsung mampu membunyikan radar kekerenan dt. Mulai dari skin dengan kata kunci simple, sweet, dark, black, green, natural, angel, devil, dan berujung dengan kata fairy yang membawa dt ke kulit baru ini.

Kamis, Desember 11, 2008

X9 Tales (Day 16)

Hari ini dt bikin kalender 2009 buat suvenir. Setelah nemuin kalender contekan dan memerahkan beberapa tanggal, saatnya memenuhi kalender dengan foto. Salah satu alasan kenapa dt yang kebagian tugas tambahan untuk bikin kalender adalah karena selama ini dt yang bawa kamera dan doyan jeprat-jepret kegiatan yang kami laksanakan. Sedangkan alasan kuatnya adalah karena cuma dt yang bisa ngutak-atik corel *gede kepala*.

Selama nata foto kalender, yang terpaksa isinya foto kegiatan semua, dt baru menyadari kalau foto nampang para srikandi ini bisa diitung jari. Wah, wah, sebagai anggota ORMAGIKA (Organisasi Mahasiswa Gila Kamera) dt merasa bersalah. Adalah sebuah kewajiban bagi anggota ORMAGIKA untuk tetap sadar kamera dan nampang setiap ada lensa yang membidik.

Nah, berhubung dt selama ini sudah jadi sie dokumentasi alias pemegang kamera, dt merasa bertanggung jawab untuk mencari kesempatan dan tempat asik untuk mengabadikan keindahan gaya para srikandi Nine Rivers ini. Hm, tapi sampai sekarang dt cuma dapet sedikit tempat keren yang bisa dijadikan latar. Pohon beringin di SDN2, lapangan sebelah balai desa, balai desa, ladang tebu, hutan Kuso, sama jalanan. Rasanya butuh tempat yang lebih eksotis nih..

Jadi sie dokumentasi abadi tuh enak juga loh. Saat pembagian panitia acara, dt dengan semena-mena bisa ngeles dari tunjukan tugas panitia dengan dalih "Kan dt yang foto-foto".

Tapi ternyata jadi tukang foto ada ga enaknya juga karena justru jarang dijepret. Yang namanya tukang foto itu MEMFOTO bukan DIFOTO. Dari sekian banyak hasil jepretan, foto yang ada dt di dalamnya masih bisa dihitung tangan. Dan kebanyakan foto itu ga sebagus foto jepretan dt. Yang ga fokuslah, yang gelaplah, yang pecahlah, macem-macem deh. Jadilah mending dt yang memfoto dan dt harus merelakan diri jadi tumbal kamera. Huks.. nasib, nasib, kutukan dokumentasi..

Rabu, Desember 10, 2008

X9 Tales (day 15)

Hujan di luar masih deras. Bahkan jalan turunan depan rumah nyaris nampak seperti sungai kecil karena terlalu banyaknya jumlah air yang ditumpahkan hujan. Langit di luar berwarna kelabu rata. Nampak seperti tak berawan. Padahal seluruh langit di selimuti mendung merata. Intensitas hujan dari tadi tidak berubah. Begitu stabil sampai-sampai dt merasa kalau hujan kali ini tak akan berakhir.

Anak-anak sudah asik bergumul dengan selimut masing-masing. Sedang dt hanya bersenjata jaket angkatan untuk melawan dingin gara-gara dengan semena-mena selimut dt dijajah mamih Mentul. Oia, dt belum cerita ya kalau dt punya tiga emak di sini. Mbak Silfi, sang ibu. Ilmi, sang ibu tiri. Mentul, mamih angkat dt. Sekarang Mentul malah ngejajah handbody dt padahal dia seharian belum mandi. Diiringi lagu-lagu hujan yang slow dan membuai, kami bahas kebutuhan dana untuk acara besar hari Minggu nanti. Dan sesekali melenceng untuk ketawa-ketiwi tentang Bang Ipin.

Bang Ipin itu ketua karang taruna dusun Kuso. Lebih tinggi sedikit dari dt, kulitnya putih, tampangnya manis. Yaiyalah manis, secara temen-temennya yang lain pada sepet-sepet. Kalau mau dianalogiin, layaknya gula jawa di antara micin. Tapi Bang Ipin itu berondong. Satu angkatan di bawah kita-kita. Lumayan banyak lo yang kecantol sama Bang Ipin. Mbak Silfi, Mentul, Dina, Popo, dan masih ada sederet temen yang penasaran soalnya belum pernah ketemu Bang Ipin.

Sudah dua hari ini bahan bercandaan dan gojlokan terus-terusan tentang Bang Ipin, Mentul, Mbak Silfi, dan bang pilot (gebetan barunya Mbak Silfi).

Ah, hujan di luar akhirnya mulai reda juga. Walau sepertinya semua masih asik menyibukkan diri dengan menghangatkan tubuh dengan menyesapi teh atau susu hangat yang baru diseduh.

Anjloknya Esterogen (2)

Hormon catastrophy still continue.

Selain mood roller coaster, kegilaan hormon seperti ini juga berpengaruh ke fisik. Imunitas dt drop abis, badan jadi pegel semua, kulit jadi sensitif dengan sentuhan (kalau disentuh terasa sakit maksudnya), tulang belakang sakitnya minta ampun, pinggang dan pinggul rasanya remuk. Kadang-kadang dt sampai merasa pengen jadi cowok aja, karena mereka tidak perlu merasakan hal ini.

Kalau sudah kek gini jadi pusing sendiri mau ngapain. Berdiri badan pegel, duduk pinggang sakit, tidur tambah lemes. Apa? Minum sepeda rasa sakit? Aih, dt bukan orang yang dengan mudah minum obat sebelum terdesak. Lagipula dt tipe orang yang percaya dengan self healing, jadi alternatif dt adalah mengatur nafas dan mengalihkan perhatian dan konsentrasi ke yang lain. Kebetulan kali ini lagi dapet giliran masak, jadi deh dt ngalihin perhatian ke depan kompor buat numis kangkung plus goreng tempe. Terus bergerak bakal ngebantu dt ngalihin perhatian. Masak selesai, dt ikut anak-anak ke balai desa buat bahas acara hari minggu nanti. Terus bergerak memaksa dt bernafas lebih banyak. Dan sekarang rasa sakit dan nyeri di sekujur tubuh sudah mulai berkurang, soalnya badan dt sudah mulai hangat karena bergerak terus. Hopefully hangatnya tahan lama, karena hujan di luar makin deras.

Senin, Desember 08, 2008

X9 Tales (day 13)

Rain at last.

Seharian ini ongkepnya setengah mati. Ongkep itu campuran rasa panas dan lembab yang bikin kulit kita lengket walaupun ga banjir keringat. Suasana mendung padat. Tidak ada angin yang berniat untuk berhembus barang sedikit. Padahal waktu hari-hari awal di desa, hujan rajin sekali datang berkunjung walau hanya gerimis kecil sesekali seakan menggoda kami dan jemuran yang nyaris kering. Tapi setelah dua-tiga hari, hujan tak lagi datang. Berganti teriknya mentari yang dengan senang kami sambut agar jemuran kering dengan pasti. Pernah setelah dt cuci rambut terus jalan sebentar ke puskesmas dan saat kembali di basecamp rambut dt sudah kering, merah, dan melungker-melungker karena intensitas panasnya sang surya.

Dan di sinilah dt di samping pintu yang dt buka sedikit, mencoba menanti angin yang mau menyelusup masuk untuk membelai kulit yang panas ini. Cayman Island-nya King of Convenience yang menemani dt menikmati derai hujan yang makin deras ini. Menikmati hujan tanpa harus memikirkan hal lain.

Padahal tugas dt numpuk. Mulai disuruh bikin essai tentang peran kader untuk menekan angka kematian ibu dan anak, desain kalender, nulis laporan harian, rekapitulasi pre dan post test waktu penyuluhan kapan hari, hapalin gerakan senam, sampai proposal skripsi yang harus dt revisi.

Ah, biarlah, biar dt nikmati sebentar momen ini.

Anjloknya Esterogen (1)

Tiba-tiba dt mengalami mood roller-coaster. Sedetik pengen nangis, detik berikutnya pengen ketawa sendiri, detik berikutnya terasa seperti depresi berat dan langsung mikirin pisau yang lagi dipake buat motong jamur. Dan yang pasti, sensi abis. Alasannya cuma satu. Hormon!

Yaps, itu salah satu efek saat preperiod time tiba. Anjloknya hormon esterogen yang tiba-tiba sampai mampu melabilkan tingkat emosi dt yang normalnya sangat stabil. Jangan tanya gimana ceritanya soalnya pas faal dt dapet jelek. Kalau sudah kek gini, dt bakal lebih milih untuk menyendiri dan ga berhubungan dengan orang lain walau sebenernya dt butuh orang lain entah untuk ngobrol atau pengalihan perhatian dari pemikiran sarap yang terus ngingetin dt sama pisau di dapur. Tapi dt ga berani deket-deket sama orang karena nanti takutnya mereka bakal tersakiti sama kata-kata dt yang lagi sensi abis.

Selain menyendiri, dt juga mencoba menekan seluruh emosi dt. Menyelubunginya dengan logika. Sampai tahap ini, kalian bakal dt sebagai orang yang luar biasa tenang dengan kemampuan analitik tajam, mampu menyelesaikan masalah, sekaligus dingin. Karena dt menekan emosi dt dalam-dalam. Don't ask me how, i just can do it. Tapi satu keburukan saat dt masuk tahap ini. dt jadi orang yang sangat sarkastik.

Mungkin kesarkastikan itu muncul sebagai letupan-letupan emosi yang dt tekan, atau karena dt tidak lagi memunculkan emosi hingga lupa bagaimana perasaan orang dt sarkastik-in.

*sighed*

It is a mood disaster. Terkadang dt berpikir mungkin lebih enak jadi cowok.

Efek anjloknya esterogen ga hanya ngaruh ke emosi aja, tapi juga fisik. Well, ntar aja tp dt kasih tahunya. Jempol dah pegel, soalnya. XDD

Sabtu, Desember 06, 2008

X9 Tales (day 11)

dt meledak!

OMG! Tadi dt marahin anaknya orang!

Jadi hari ini dt ngasih penyuluhan ke anak SDN2 dan dapet anak kelas 3 yang ternyata kumpulan anak-anak yang susah diatur. dt talking about the boys. Ada tiga anak laki yang jadi sumber keributan yang sayangnya ga dt inget namanya. Yang pertama, si ketua kelas, model nakal destruksif, ga peduli, dan sok kuat. Biasanya saat anak SD diiming-iming atau diancem, mereka bakal nurut, tapi yang ini engga. Dia tetep sibuk sendiri dan gangguin temennya. Yang entah kenapa dt ngerasa kalau dia ngalami kekerasam fisik di keluarganya. Yang kedua, model nakal cari perhatian. Rame sendiri tapi begitu disuruh maju ga mau. Sepertinya dia ga dapet cukup perhatian di rumah. Padahal sebenernya dia itu bibit bagus lo.. Mana cakep pula.. Wkwk. Yang ketiga, tipe nakal pengikut. Kalau salah satu dari dua ribut, dia pasti nambah ribut. Kalau dua-duanya diem, dia juga diem. Sepertinya dia anak bontot yang selalu berusaha niru kakaknya atau orang-orang yang lebih menonjol.

Lah, kok jadi sok analisa gini yak..

Nah, tadi suasana kelas bener-bener berantakan. Sampai dt yang sebenernya termasuk orang yang sabar sampe muntab juga. Anak-anak rame sendiri. Lari-larian. Dan mulai berantem.

"Duduk! Semua diem! Balik ke tempat duduknya sendiri!" Suara dt jadi keras, tegas, dingin. Mata tajem, memerintah. Badan tegap, intimidatif. "Jangan kira mbak bisa senyum tapi ga bisa marah!" Bahkan Lucky ikutan marah. Dan akhirnya mereka mau sedikit nurut.

Salah ga sih marahin anak orang kek gitu?

Jumat, Desember 05, 2008

First and 22nd

Hari ini adalah hari di mana ada dua perayaan penting buat dt. Ulang tahun pertama IH dan ulang tahun pernikahan mama papa yang ke-22.

Setahun bo! Ga terasa kalau ternyata itu RPG sudah berjalan setahun. Walau sayangnya belum benar-benar setahun buat dt karena dt baru join IH pada term kedua. Ga nyangka kalau RPG text based ini bakal bertahan selama ini dengan segala peraturan, kegilaan, keriweuhan, kesenangan, dan candu tersendirinya itu. dt dapet banyak hal dari IH. Temen, peningkatan kemampuan menulis, imajinasi, dan kosakata, banyak pengetahuan yang merupakan efek samping untuk cari latar belakang yang manteb, dan segala hal yang mungkin dt ga inget. Yang jadi pertanyaan buat dt sekarang adalah: dari sekian banyak yang IH beri ke dt, berapa banyak kontribusi yang sudah dt kasih ke IH? Apa dt sudah jadi bagian yang berguna buat IH? Apa dt telah melakukan sesuatu hal yang IH butuhkan?

22 tahun pernikahan. Lama yak.. Bagaimana ya rasanya menghabiskan waktu selama itu dengan orang yang sama dan kita anggap sebagai the One. dt ga punya bayangan sama sekali. Secara nemuin the One aja belun (apa sudah yak..). Tapi dengan siapapun nantinya dt pengin rumah tangga dt paling tidak sama dengan rumah tangga mama papa. Mesra, hangat, penuh tawa, dan seimbang.

Ah, jadi ngayal sendiri nih.. Wkwk..

Ah, intinya, happy anniversary for dear IH and my beloved parents deh..

*kembali pusing dengan tugas di desa*

Kamis, Desember 04, 2008

My new skills

I think i've found my new silly skills, such as:

- not remember what should I remember. Like forgetting my own cellphone number or my own blog address

- remember what i don't need to remember. Like really understand which one first, egg or chicken or what sophia and logos mean.

(bego ga sih, masa nomer henpun sama alamat blog sendiri sampe lupa *jedukin kepala ke bantal*)

About Agha

Tiba-tiba dt teringat sama Agha.

Siapa Agha? Agha adalah salah satu orang yang membekas di hati dt.

Kejadian ini sudah lama banget sebenernya, tapi berhubung dt tiba-tiba inget, well, dt tulis aja yak.
dt ketemu sama Agha di mobil travel pas dt mu balik dari Sidoarjo ke Malang. Di perjalanan kami ngobrol-ngobrol tentang apa aja, tanpa nanya nama dulu. dt dan Agha masih pakai kata kamu dan aku. Terus di daerah Siring dan petang baru saja datang, Agha tiba-tiba minta tolong sama dt. Dia minta dt angkat telepon dia dan tolak telepon dari orang yang terus-terusan gangguin dia. Katanya sih suara dt (somehow) manja dan pas banget. Entah kenapa, mungkin pas itu hasrat iseng dt lagi tinggi, dt nerima permintatolongan Agha.

Ternyata saat dt angkat itu telpon, yang dt denger adalah suara cewek. Dia bilang dia mau ngomong sama Agha. dt tanyain aja ini siapa dan dia ngotot mau ngomong sama Agha tanpa mau menyebutkan namanya. Kalau ga salah inget, berdasarkan keterangan Agha, nama cewek itu Ayu. Terus si Ayu akhirnya malah nanya balik siapa dt dan apa hubungan dt sama Agha. Dan terus-terusan menggerecokin dt dengan pertanyaan "Agha mana?" dengan suara orang putus asa sambil nahan nangis. Dan herannya dt malah manas-manasin dia dengan ngejawab kalau Agha lagi demam, dia lagi tidur, di sebelah dt. Sick, huh? I know.

Habis gitu dt ngelanjut ngobrol ngalur-ngidul lagi sama Agha dan tuker-tuker no henpun. And the next days kami kontak-kontakan lewat sms. Pas ketemu, Agha memang lagi sakit, dan menurut dt, sebagai temen yang baik dan seorang calon tenaga medis, dt merasa perlu untuk nanyakan kabar dan ngingetkan tentang kesehatan dia. Dan saat itu dt merasa seperti kakak atau bahkan ibu buat Agha. And it's fun. dt merasa kek benar-benar dibutuhin sama Agha dan dt bisa menuhin kebutuhan atas kasih sayang yang (menurut dt) ga pernah dia terima dari orang tuanya. Tapi sepertinya perlakuan dt dianggep salah sama Agha. Karena tiga hari kemudian, Agha dateng ke kosan dt dan nembak dt face to face.

For Morgana's hairband! Dari sekian banyak orang yang nembak dt kenapa malah seorang Agha yang pertama kali berani ngungkapin perasaannya di depan muka dt!

Dan ujungnya? Jelas sebuah penolakan.

Walaupun dt merasa cocok dengan dia, jelas ga mungkin kalau dt nerima tembakan dia. Kromosom dia XX. dt bukan cewek yang doyan jeruk makan jeruk. Dan untuk mempertegas, yeah, Agha adalah seorang cewek.

Rabu, Desember 03, 2008

X9 Tales (day 10)

Akhirnya setelah mendekam di desa, dt akhirnya turun juga sejenak. Demi membeli susu yang udah abis (can't life without milk) dan memenuhi kewajiban seorang bendahara untuk menyalurkan dana yang dibutuhkan.

Sebenernya, kalau mau turun gunung, dt kudu minta izin dulu sama supervisor X9 tersayang, bu Nurul. Itu pun harus pake alasan. Nah, daripada ribet, dt nyolong-nyolong aja turun. Toh ga sampe seharian juga. Wkwkwk..

Oia, tadi bu Nurul akhirnya mengunjungi lagi anak-anaknya ini. Dan kalian tahu apa kalimat yang keluar dari mulut bu Nurul saat ketemu dt? "Kapan konsul?"
JDAR!!!
OMG! Kenapa masih inget yak? dt aja udah ga inget sama proposal yang kini terbengkelai tak berdaya dan tak tersentuh itu. Dan akhirnya dt janji mau konsul besok, padahal bab satu aja belum beres juga dari kemaren. Wkwkwk..

Well then, let see it later..

Selasa, Desember 02, 2008

X9 Tales (day 9)

Hari ini dt masih ngasih penyuluhan di SDN1 tapi kali ini dt dan Ilmi pegang kelas tiga. Tahu apa image yang tertempel di kepala dt tentang anak kelas tiga di SDN1? Matre.

Penyuluhan kali ini tentang cuci tangan dan gosok gigi lengkap dengan demonya. Dan mereka ngarep kami bakal ngasih sikat gigi dan pasta gigi. Well, sebenernya pengen aja sih ngasih, tapi apa daya dompet kami tipis jadi ga bisa beliin. Waktu kami bilang kami ga ngasih, dt bisa liat tampang-tampang kecewa dan mata-mata yang meneriakkan kata "pelit" ke arah kami. Dan percaya apa engga sampe last minutes anak-anak masih ngarep kami ngasih sikat gigi, pasta gigi, atau sabun.

X9 Tales (day 2)

Waktu hari kedua dt tiba di X9 dan Ilmi, ibu tiri kami, ke bu bidan dengan niat say hello malah dapet berita yang bikin anak-anak berteriak APA!!! dan berlanjut dengan ngedumel sendiri-sendiri. Jadi, bu bidan ngasih tahu kalau di bulan Desember ia bakal ada acara posyandu ataupun pertemuan PKK. Padahal kegiatan yang dibuat itu berkisar di posyandu dan PKK. Itu artinya kami harus memajukan jadwal 2 minggu yang sudah ditata sedemikian rupa harus dirombak habis-habisan. Dari enam kegiatan, empat kegiatan maju dan harus dilaksanakan dalam waktu tiga hari lagi, yang lain maju seminggu dari jadwal. Padahal et belum siap materi sama sekali. Ditambah partner penyuluhan dt masih di rumahnya soalnya sakit. Mana anak-anak pada riweuh sendiri. Yang akhirnya nambah panik.

Terus dt tiba-tiba inget sama artikel why so serious-nya Jet yang berujung dengan reaksi "iya, ya, kenapa panik banget" toh panik ga bakal nyelesein masalah. Jadi deh dt ambil nafas panjang, buka Ichibubun, lepti dt, setel laguna King of Convienience, and do what I have to do. Asik sendiri ngarang materi lengkap dengan pamflet dan posternya sambil ngebayangin gimana pas penyuluhan entar. Sementara yang lain sepertinya masih asik saling berkeluh-kesah.

Sedikit lucu juga denger mereka dan heran sendiri ternyata kebanyakan cewek tuh lebih milih untuk menyampaikan masalah mereka daripada cari penyelesaian masalah.

Senin, Desember 01, 2008

X9 Tales (day 8)

Hari ini dt penyuluhan ke SDN1 dan ngasih penyuluhan ke anak kelas 4, 5, dan 6 yang OMG, sangat rame sekali. Butuh suara tambahan untuk menarik perhatian dan menenangkan mereka biar kami bisa ngasih materi penyuluhan. Materi yang disampein kali ini adalah pentingnya sarapan. Oia, Rahmi feat dt tadi bikin lagu tentang sarapan lo. Cuma butuh lima menit nyiptain itu lagu. Wkwkwk. Kekna dt bisa ngejajal jadi pencipta lagu edukasi nih. Coba deh, nyanyiin lirik di bawah ini pake refrain lagu Puspa-nya ST12.

Ayo kawan mari kita sarapan
Pukul enam sampai pukul sembilan
Kalau kita tidak sarapan
Bakal bengong di kelas
Capek deh