Selasa, Januari 06, 2009

No TV Channel

BAD NEWS!!!

Channel tipi di malang pada menghilang!

Well, ga semuanya ilang sih. Yang ilang itu Trans, Global, Trans7, TvOne, and Metro. It's such disaster! Dan meninggalkan stasiun televisi RCTI, SCTV, Indosiar, Anteve, dan TPI yang kebanyakan acara mereka diisi dengan hal yang ga dt suka. Sinetron.

Yeah, Sinetron.

Hampir semua sinetron jaman sekarang ga dt suka. Secara alur ceritanya itu gitu-gitu aja dan gampang banget ditebak pola ceritanya. Bahkan hanya dengan nonton iklan mereka, dt sudah tahu bakal seperti apa cerita sinetron itu nantinya. Belum lagi dengan segala kelebaian yang mereka usung. Terlalu kaya, terlalu miskin, terlalu jahat, terlalu baik. Intinya, TER-LA-LU (ngomongnya kudu a la Bang Rhoma :p).

Tren sinetron Indonesia sekarang itu adalah menggunakan nama karakter utamanya sebagai judul acaranya. Alysa, Sekar, Lia, Yasmin, Cinta Fitri, Melati untuk Marvell, dan banyak lagi yang lainnya. Sepertinya mereka kehabisan stok judul deh.

Dan kalau kalian perhatikan baik-baik, ada adegan-adegan yang hampir selalu muncul di tiap sinetron yang entah diputar di mana saja itu. Misalnya aja, saat adegan makan pasti semua ngumpul menghadap ke meja makan yang melimpah dengan lauk-pauk dan buah-buahan segar plus segelas air jeruk. Pasti deh air jeruk. Bukan teh, kopi, ato sirup. Terus kalo di sekolah, seragam pemerannya pasti luar biasa beda sama pemeran figuran. Kalo aktris nih, pasti roknya pendek banget, dengan lengan baju yang digulung, dan dua kancing atas terbuka. Ga ketinggalan dengan berbagai aksesoris dan make up yang ga seharusnya di pake di sekolah. Yang herannya lagi, ga ada guru yang negur. Seakan itu sekolah punya mbahnya gitu. Ah, dan satu lagi, pas adegan tidur, pasti itu muka masih full make up dan rambut masih tertata rapi. Ga pengen keliatan jeleknya kali yak...

Hilangnya lima stasiun televisi muda ini ternyata sudah terjadi sejak 22 Desember silam. Berhubung tanggal segitu dt sudah di rumah di Mud Field sono dan berlanjut dengan liburan ke Ibu Kota dan baru balik ke Poor City kemaren, jadi dt baru tahu kabarnya dan merasakan dampaknya secara langsung. Dengan menghilangnya lima stasium televisi yang lebih sering dt tonton daripada ke empat sisanya, itu berarti dt akan dicekoki dengan segala keberlebihan, ketidakmasukakalan, dan ketidakmendidikan sinetron Indonesia. Well, walaupun ga semua sinetron Indonesia jelek. Masih ada satu dua yang lumayan karena menyajikan pola dan alur cerita yang sedikit berbeda.

Yang bisa dt harapkan kali ini mungkin, semoga ke lima stasiun televisi itu segera menyelesaikan izin siarnya di Poor City ini. Biar dt ga tersiksa karena kehilangan acara-acara tipi favorit dt. Paling ga Metro sama Global deh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar