Sabtu, Mei 23, 2009

Missing IH

Di perjalanan menuju MudField dt lihat seorang cewek berjilbab pake kaos garis-garis putih-pink dengan satu kata terbordir di dada kiri.

Destiny

Dan tiba-tiba dt merasa rindu. Rindu dengan IndoHogwarts. Rindu dengan teman-teman komunitas Harry Potter. Rindu dengan rasa penasaran "apa ada reply?". Rindu dengan hunting image untuk siggy visualisasi. Rindu dengan semua dunia maya dt. Termasuk dengan chara pertama dt.

Terkadang dt ngerasa terlalu banyak memasukkan 'dt' ke dalam karakter Destiny. Bahkan dari nama saja sudah nunjukin berapa besar ego yang dt sisipkan ke Destiny. Cita-citanya. Kemandiriannya. Kemasabodohannya. Keseriusannya. Ketidaktertarikannya pada olahraga dan laki-laki (walau statusnya sekarang sudah engage). Bahkan rasa es krim kesukaannya.

Entah memang ego dt yang terlalu besar atau mungkin dt kurang kreatif dalam menciptakan chara. Dunno.

Sekarang gimana kabar Destiny, ya. Karena dt harus cuti dalam waktu lama, mau tidak mau Destiny juga harus dicabut dari dunia sihir. Sebenarnya bisa aja dt adopsiin Destiny ke tangan lain. Tapi sekali lagi, dgn dt terlalu besar untuk mengizinkan orang lain menyentuh Destiny. Mungkin dt ini posesif ya.

Ah ya, kembali ke Destiny. Dia sekarang masih dalam perjalanan sihirnya. Sangat umum bagi penyihir yang baru lulus sekolah, tentu. Mengadakan perjalanan untuk membuktikan kemampuan sihir mereka dan menambah pengalaman, tentu saja. Destiny sedang menjelajah Asia. Mencoba menguak dan mempelajari rahasia ilmu pengobatan Asia. Dan kabar terakhir yang dt dapat, Destiny berada di Indonesia. Keranjingan belajar membuat ramuan setempat a.k.a. meracik jamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar