Jumat, Juli 03, 2009

Holi-Bali-day part.1

Rasanya sudah lebih dari lima tahun dt ga jalan-jalan ke bali. Jadi untuk liburan kali ini, dt dan keluarga pergi ke pulau dewata yang satu ini.

Kalau dulu, dt selalu lewat jalur darat dan nyebrangin selat bali via ferry. And i love the wave of bali strait. Walau bagi beberapa orang ombak selat bali terasa besar, tapi atau dt justru di sana nikmatnya naik kapal ferry. Merasakan tiap debur ombak mencoba menghempas kapal yang mencoba membelainya. Tapi kali ini dt naik pesawat demi alasan kenyamanan.

Okay, first stop, Ngurah Rai. Yaeyalah, secara pake pesawat jadi emang kudu mandeg di sana. Nothing special, actually. Tapi menurut dt, untuk ukuran bandara internasional, Ngurah Rai terlalu biasa. Maksud dt, dengan traffic yang tinggi, harusnya Ngurah Rai bisa ngasih lebih dong. Gedung yang lebih bagus dan luas. Fasilitas yang lebih lengkap. Penyediaan garbarata. Atau pusat informasi pariwisata buat para turis. Tapi sayangnya yang kelihatan hanya seperti bandara lokal kecil di daerah pelosok.

First destination. Tanjung Benoa. Di sana dt diving dan parasailing. Pertama kalinya tuh buat dt. Diving tuh menyenangkan ternyata. Walau kuping pada sakit, tapi rasanya setimpal sama pemandangan yang dt lihat di bawah air. Begitu masuk ke dalam laut, rasanya seperti masuk ke dunia yang berbeda. Seakan semuanya bergerak lebih lambat, lebih lembut, dan lebih indah.

Saat parasailing pun ga kalah asik. Walau sangat jelas kalau waktunya kurang lama. Mungkin dt bisa menghabiskan waktu satu jam biar puas melayang-layang di atas laut ditarik kapal boat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar