Sabtu, Juli 04, 2009

Holi-Bali-day part.3

Ikutan out bond tanpa persiapan adalah hal bodoh.

Dan itu baru aja dt lakukan. Out bond di Bedugul tapi malah pake rok bali dengan atasan sweater tipis rajutan. Untungnya dt masih pake tight sebagai daleman. Dan dt copotlah itu yang namanya rok bali. Selain baju, dt juga ga pake sepatu yang pas. Pilihan terbaik adalah sepatu olahraga atau sepatu ninja, sedangkan dt cuma pake sepatu crocs yang model pantofel. Lengkap sudah. Tapi berhubung pengen main, ya sebodo amat.

Setelah pasang pengaman dan dengerin penjelasan tentang teknik dasar safety, dt langsung turun ke lapangan. Di sana ada lima macam tantangan yellow, green, blue, red, dan black. Itu sudah sesuai dengan tingkat kesulitannya.

Adek dt mulai dengan yang hijau dan dt yang ga punya pengalaman out bond sebelumya ini dengan polosnya milih jalur hitam.

Jadi dimulai dengan panjat dinding. Well, lebih pantas dibilang sebagai panjat papan karena memang terbuat dari susunan kayu setinggi 10-12 meter. Terlewati dengan aman walaupun bisep dt jadi sakit semua. Dilanjutkan dengan walking log (dt ga tahu apa sebenarnya namanya). Intinya kita harus jalan melewati batang-batang kayu bundar yang tergantung di ketinggian sepuluh meter, mungkin lebih. Yang susah pas pindah dari batang satu ke batang yang lain. Soalnya semuanya jadi goyang-goyang ga seimbang. Dan di tahap ini dt berhasil lewat dengan memar di lengan soalnya kudu menumpu biar seimbang dan ga goyang-goyang.

Yang berikutnya, dt harus berjalan di seutas tali dan juga hanya berpegangan di tali yang lain. Untuk tantangan yang ini sih gampang banget. Ga ada perjuangan yang berarti and all you have to do just enjoy it. But the next thing is different thing.

Kali ini dt kudu berayun ke sebuah bentangan jaring untuk bisa melanjutkan ke tantangan selanjutnya. Pada deg-deg ser sih awalnya, tapi dt sudah di point of on return. All i can do just fall, swing, and grab the net, right?

So, i do what i have to do. I swing, i grab the net. But the problem is, dt udah ga punya tenaga lagi. Sepertinya ATP di lengan dt sudah berubah jadi asam laktat semua. Jadi, begitulah, dt berhasil megang jaringnya tapi terlepas gitu aja soalnya tangan dt sudah terlanjur kemeng. Dan dt terus berayun. Berayun. Berayun. Sampai akhirnya ayunannya berhenti sendiri.

Kemaren dt juga sempet ber-flying fox di GWK, supergirl style. Kalau orang-orang biasanya duduk, dt telungkup. Serasa terbang kek superman.. wkwkwk..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar